Berita Pilihan
Lamang makanan khas rumah gadang mande rubiah
Selasa, 03 Februari 2026, 16:04:34 WIB - 40 | Admin lunangkecDi Kecamatan Lunang, lemang bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari cerita hidup masyarakatnya. Setiap kali ada bralek, upacara adat, atau acara keagamaan, aroma beras ketan yang dibakar dalam bambu selalu menguar dari halaman rumah warga. Sejak pagi, orang-orang berkumpul, menyiapkan bambu, mencuci beras ketan, lalu memasaknya bersama-sama di atas api—sebuah proses yang penuh kebersamaan. Di Nagari Lunang, makan lemang adalah tradisi yang menyatukan. Saat lemang matang, ia disajikan bersama makanan khas lainnya seperti pinyaram yang manis, sajik, dan beragam hidangan tradisional lain. Semua tersaji di atas tikar, dinikmati bersama keluarga, tetangga, dan tamu yang datang dari jauh maupun dekat. Lebih dari rasa gurih ketan dan harum bambu, lemang membawa makna kebersamaan dan rasa syukur. Tradisi ini diwariskan dari generasi ke generasi, menjadi pengingat bahwa adat dan budaya tetap hidup selama terus dijalankan. Di setiap suapan lemang, tersimpan cerita tentang Lunang—tentang persaudaraan, adat, dan nilai kebersamaan yang tak pernah lekang oleh waktu.
STATISTIK PENGUJUNG
2 Pengunjung Hari ini | 2 Pengunjung Kemarin | 19,300 Semua Pengunjung | 32,098 Total Kunjungan | 216.73.216.15, IP Address Anda